LHOKSEUMAWE – Dalam upaya berkelanjutan menekan angka prevalensi stunting dan memperbaiki status gizi anak, petugas dari UPTD Puskesmas Blang Cut melaksanakan pendampingan rujukan bagi balita yang mengalami masalah stunting dan gizi buruk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia, Aceh Utara. (28/10/2026).
Kegiatan pendampingan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan respon cepat puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal secara komprehensif bagi anak-anak di wilayah kerjanya.
Selama proses rujukan, petugas kesehatan memberikan pengawalan penuh serta dukungan moral kepada orang tua balita. Setibanya di rumah sakit rujukan, balita tersebut langsung mendapatkan pemeriksaan fisik secara intensif oleh dokter spesialis anak serta penanganan medis lanjutan guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Kepala Puskesmas menegaskan bahwa pendampingan rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan ini merupakan bagian penting dari Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan kasus gizi kronis. Langkah ini diambil agar balita terindikasi stunting dan gizi buruk segera memperoleh intervensi medis yang tepat, terarah, dan cepat guna meminimalkan risiko gangguan tumbuh kembang di masa depan.
-2.jpg)
Di samping mendampingi rujukan, pihak puskesmas juga terus mengingatkan para orang tua untuk memperhatikan asupan makanan bergizi serta rutin mengikuti pemantauan tumbuh kembang anak di posyandu terdekat.(##)
.png)

