LHOKSEUMAWE – Dalam upaya memperkuat deteksi dini dan mengendalikan penyebaran penyakit menular di lingkungan warga binaan, UPTD Puskesmas Blang Cut bersama Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menyelenggarakan Kegiatan Skrining TB-HIV Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan ini dilaksanakan langsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lhokseumawe pada Sabtu (10/10/2026).
Program ini bertujuan utama untuk mencegah sekaligus menjaring sedini mungkin potensi kasus Tuberkulosis (TBC) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) di kalangan warga binaan. Mengingat lingkungan Lapas memiliki risiko penularan yang cukup tinggi, langkah preventif dan proaktif seperti ini dinilai sangat krusial.
Selain pemeriksaan TB dan HIV, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga diberikan guna memantau kondisi kesehatan umum para warga binaan, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga konsultasi medis dasar dengan petugas kesehatan.
Kepala UPTD Puskesmas Blang Cut menyampaikan bahwa kolaborasi ini juga ditujukan untuk meningkatkan capaian target skrining TBC, HIV, dan CKG di wilayah kerja Kota Lhokseumawe, khususnya di Lapas Kelas IIA. Melalui penemuan kasus secara dini, mata rantai penularan dapat diputus dan pasien yang terindikasi positif bisa segera mendapatkan penanganan medis yang tepat serta berkelanjutan.
Pihak Lapas Kelas IIA Lhokseumawe menyambut baik dan mengapresiasi penuh kepedulian dari jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas Blang Cut. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkala demi menjamin hak pelayanan kesehatan yang layak bagi seluruh warga binaan.
.png)
