LHOKSEUMAWE — Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe melalui UPTD Puskesmas Blang Cut terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif, responsif, dan menyeluruh bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kecamatan Blang Mangat. Melalui penerapan integrasi pelayanan kesehatan primer, Puskesmas kini memfokuskan intervensi medis secara spesifik berdasarkan kelompok usia atau siklus hidup pasien.
Kepala UPTD Puskesmas Blang Cut menyampaikan bahwa transformasi pelayanan ini bertujuan untuk memastikan setiap warga, mulai dari bayi hingga lansia, mendapatkan pemantauan kesehatan yang optimal baik di dalam gedung maupun melalui kegiatan luar gedung.
.jpg)
Pelayanan di dalam gedung Puskesmas Blang Cut dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan medis dasar masyarakat dengan cepat dan sigap. Dalam aspek pelayanan klinis tindakan, tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat terlatih selalu bersiap memberikan penanganan luka, tindakan darurat ringan, serta perawatan intensif di ruang tindakan guna meminimalkan risiko komplikasi pada pasien.
Selain penanganan medis kedaruratan, Puskesmas Blang Cut juga meletakkan perhatian besar pada Klaster Ibu dan Anak guna menekan angka stunting serta memantau tumbuh kembang generasi muda di wilayah kerja mereka. Petugas secara aktif melakukan pemeriksaan antropometri secara berkala pada bayi dan balita, yang meliputi pengukuran lingkar kepala, berat badan, serta tinggi badan untuk mendeteksi dini adanya gangguan pertumbuhan.
Melalui kombinasi kesiapan tindakan medis yang cepat serta program pemantauan tumbuh kembang anak yang konsisten, UPTD Puskesmas Blang Cut berharap dapat terus mewujudkan pelayanan kesehatan dasar yang bermutu tinggi, transparan, dan terjangkau demi menciptakan masyarakat Blang Mangat yang lebih sehat dan produktif
.png)